(Bontang, 26 April 2019). Sebagai upaya meningkatkan kapasitas SDM para petugas Web OPD PPID Pembantu di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Komunikasi (Diskominfo) menggelar Bimtek (Bimbingan Teknis) Tata cara pengisian Konten PPID pada seluruh Web OPD dengan mengacu pada aplikasi PPID utama E-Arsip yang telah dimutakhirkan dan multi user, kegiatan diselenggarakan diruang rapat Diskominfo pada, 23 – 25 April 2019.

Kepala Seksi Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Bontang, H.Yudhi Pancoro, SE menjelaskan adanya Bimtek ini untuk mengajak PPID Pembantu terus mengaktualisasikan pemanfaatan website sebagai media keterbukaan informasi.

“Sosialisasi ini sudah dilakukan dari tahun ke tahun. Saat ini ialah tindak lanjut agar di masing-masing OPD dapat menerapkan hal tersebut dengan tepat dan benar” jelasnya.

Tiap PPID Pembantu diharapkan mampu mengisi berbagai informasi pada konten-konten yang terdapat di website, khususnya pada konten PPID yang menyediakan 7 Sub konten yang saling terkait dan melengkapi dalam hal pemenuhan kebutuhan data ppid pada pihak pihak yang memerlukannya. Misalnya profil PPID lengkap dengan strukturnya.

“Ada profil ppid, struktur organisasi ppid pembantu, daftar informasi publik, ada kategori untuk informasi berkala, setiap saat, serta merta hingga informasi yang dikecualikan. Termasuk SOP Permohonan informasinya,” tambahnya.

Bimtek mengajarkan sekaligus mereview kembali tata cara kepada para peserta untuk menginput seluruh berkas yang sesuai dengan kategori PPID kedalam aplikasi online E-Arsip yang menjadi penyokong utama sumber data pada Web PPID utama dan PPID Pembantu di Kota Bontang.

Cara tersebut merupakan inovasi yang praktis dan efektif selain mendukung upaya pemerintah dalam less paper, pihak PPID Utama tidak lagi mengambil data secara manual ke masing masing OPD begitupun sebaliknya PPID tidak lagi menyetorkan data-datanya secara manual juga menghindari terjadinya duplikasi dalam pengunggahan data ataupun dokumen.

“Kami mengharapkan temen-temen bisa termotivasi dan segera dapat mengimplementasikannya, melalui Bimtek ini juga menjadi upaya kami untuk saling bersinergi juga menampung berbagai kendala dan mengajarkan beberapa tips untuk mengatasi kendala tersebut adapun   kendala terkait dalam kelengkapan keadministrasian seperti masih belum adanya SK, kami harapkan dari Pimpinan dimasing masing OPD dapat segera melengkapinya,” pintanya.

Keterbukaan informasi akan memberikan kemudahan bagi publik yang membutuhkan informasi tertentu. Disamping untuk menangkal hoaks, Juga sebagai amanah yang harus dijalankan sebagaimana ketentuan dalam UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dengan keberadaan PPID Utama dan dukungan dari PPID pembantu maka masyarakat yang akan menyampaikan permohonan informasi dapat dengan mudah mendapatkannya.

Disamping itu selaku pejabat yang bertanggung jawab di bidang penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan, dan/atau pelayanan informasi di badan publik.

PPID Utama melalui leading sektornya Diskominfo Bontang akan terus berkoordinasi dan memonitoring aktualisasi pemanfaatan dan pemutakhiran data PPID Pembantu ditiap website OPD.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Bontang Drs. Akhmad Suharto, M.Si turut mengapresiasi pelaksanaan Bimtek yang dilaksanakan oleh Diskominfo Bontang ini.

Pihaknya telah berupaya mengelola website untuk membagikan berbagai informasi melalui peran PPID Pembantu. Walaupun masih terdapat beberapa kendala.

“Paling sering diminta dari publik ialah data sekolah seperti hasil-hasil UN, jumlah siswa, hingga beberapa data terkait tenaga pengajar,” ucapnya.

PPI Kota Bontang