(Bontang, 15 September 2017). Berita hoax adalah sebuah pemberitaan palsu ataupun usaha untuk  menipu, mengakali pembaca / pendengarnya agar mempercayai sesuatu. Saat ini di Indonesia sedang marak dengan berita hoax tak terkecuali Kota Bontang.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik menggelar sosialisasi PPID dalam rangka penanganan berita hoax pada Kamis (14/9/17) kemarin. Sosialisasi ini merupakan manifestasi dari UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Bertempat di Auditorium Walikota Lama Jalan Awang Long, kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Sekda Artahnan dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Drs. Dasuki, M.Si,  perwakilan seluruh OPD dan RT se-Kota Bontang, perwakilan Polres Kota Bontang, serta para undangan.

Dalam sambutan Walikota Bontang yang dibacakan oleh Plt. Sekda Artahnan menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggunakan dunia maya yang sehat, bermanfaat dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

“Saya menghimbau agar seluruh peserta dan undangan dapat menggunakan media sosial dengan cerdas mengingat maraknya berita hoax di  berbagai media sosial. Saya berharap lewat kegiatan ini, kita dapat mengetahui cara penggunaan dunia maya yang sehat, bermanfaat, dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia,” tutur Artahnan.

“Sebagai bentuk dukungan Pemkot Bontang dalam memerangi berita hoax , telah dilakukan beberapa kegiatan seperti: membuat website resmi yang menjelaskan informasi yang sebenarnya dari instansi berwenang, melakukan sosialisasi anti hoax untuk siswa dan guru di SMAN 1 Bontang dan sosialisasi anti hoax bagi ibu-ibu bhayangkari,” terangnya.

Seperti yang kita ketahui, akibat dari penyalahgunaan berita hoax tersebut dapat menimbulkan konflik, pelabelan/streotyping, pengucilan, diskriminasi, merugikan seseorang / perusahaan / insitusi, menimbulkan permusuhan, perpecahan kelompok / suku / agama bahkan bangsa. Oleh karena itu, sebagai warga negara Indonesia kita harus bijak dalam menggunakan media sosial, mampu menyaring informasi maupun berita yang kita terima khususnya bagi para orang tua agar mengawasi anaknya dalam penggunaan smartphone.

PPID Kota Bontang