(Bontang, 16 Agustus 2018). Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Tuti Hendrawati Mintarsih menyebutkan total sampah Indonesia tahun 2019 diperkirakan  akan mencapai 68 juta ton dan sampah plastik akan mencapai 9,52 juta ton atau 14% dari total sampah yang ada. Berdasarkan studi yang dilaksanakan oleh United Nations Environment Programme (UNEP) Badan PBB untuk program lingkungan tahun 2015, Indonesia berada diperingkat kedua dunia penghasil sampah plastik sebesar 3,2 juta ton setelah Cina yang mencapai hingga 8,8 juta ton. Dapat dibayangkan jika tidak ada upaya untuk menguranginya dan hal ini terus terjadi, maka kita akan mewariskan kesengsaraan pada anak cucu kita di masa yang akan datang.

Bertepatan dengan Hari Tanpa Kantong Plastik Internasional (Plastic Bag Free Day) yang diperingati setiap tanggal 3 Juli, KLHK melakukan kampanye untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2018 dengan tema  “Kendalikan Sampah Plastik”. Berbagai kampanye telah dilakukan sejak awal 2018. Pemerintah kini telah menetapkan target pengurangan sampah plastik hingga 30% pada tahun 2025 yang mengacu pada PERPRES Nomor 97/2017 Tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.

Dalam beberapa kegiatan persemian dan rapat yang dihadiri Walikota Bontang, Beliau sering menyampaikan bahwa masalah kebersihan adalah masalah kita semua dan membangun perilaku menjaga kebersihan adalah intervensi pemerintah untuk menanamkan kebersihan sebagai budaya. Atas dasar tersebut, sesuai instruksi Walikota, maka pemerintah Kota Bontang turut ambil bagian dalam usaha pengurangan sampah khususnya sampah plastik.

Selanjutnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan percepatan pelaksanaan pengurangan plastik dengan berbagai upaya, seperti menyusun draft Perwali terkait Kebijakan dan Strategi Daerah Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga serta Perwali tentang Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik. Disamping itu, DLH sendiri telah memulainya dengan menghimbau seluruh stafnya untuk mempergunakan wadah air minum yang dapat dipakai terus menerus sebagai bentuk langkah nyata pengurangan sampah plastik.

Bertempat di ruang rapat Dinas Lingkungan Hidup, DLH kembali melaksanakan aksi pengurangan sampah plastik.  Tepatnya pada hari Senin (13/8/18) lalu, Sekretaris DLH dan Kabid Kebersihan membagikan botol isi ulang air minum sebanyak 24 buah kepada petugas kebersihan DLH yang terdiri dari penyapu, mandor dan pengawas lapangan.

PPID Kota Bontang