(Bontang, 5 Maret 2019). Pemerintah Kota Bontang melalui Kecamatan Bontang Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Selasa (5/3/19) pagi tadi.

Bertempat di gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Barat, kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Walikota Bontang Agung Santoso, perwakilan anggota DPRD Kota Bontang Bilher Hutahaean, Camat Bontang Barat, Marten Minggu, mengundang BPBD Ahmad Yani, bukan perusahaan, dan juga OPD, Ketua RT dan beberapa warga.

Dalam kesempatan tersebut, setiap partisipasi dari kelurahan dan RT diberikan waktu untuk diberikan diberikan prioritasnya. Dari beberapa tanggapan yang disampaikan tentang pembangunan yang terkait dengan pembangunan infrastruktur (prasarana dan prasarana).

Menanggapi berbagai hasil dari RT dan Kelurahan, anggota DPRD Kota Bontang Bilher Hutahaean menyediakan agar segala sesuatu terkait dengan kebutuhan masyarakat agar menjadi prioritas.

“Saya berharap, segala hal yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dapat dibuat prioritas. Karena ini untuk khalayak ramai, jadi jangan ditunda-tunda! “Tukas Bilher.

Lebih lanjut dia menjelaskan tentang pembangunan rumah ibadah berbeda persyaratannya dengan dulu. Saat ini untuk pembangunan rumah ibadah baik itu masjid, gereja dan lainnya harus meminta proposal terlebih dahulu.

“Menjawab masalah dana kelurahan yang dikelola oleh kecamatan. Ini merupakan amanat Undang-Undang yang memang harus kita taati, yaitu perangkat daerah yang diamanatkan untuk mengelola keuangan dan dana untuk kelurahan. Oleh karena itu, kelurahan dan kecamatan harus bersinergi, ”jawabnya.

Sementara itu, Yanri Dasa Dwi Sukeksi selaku perwakilan DPRD Bontang Barat menjelaskan tentang masalah pembangunan peternakan, saat ini pemerintah telah membangun peternakan di Kelurahan Telihan.

“Nah, untuk Damkar memang sangat dibutuhkan sekali terjadi bencana. Selain itu, kasus demam berdarah juga penting agar diperhatikan oleh pemerintah, ”ungkap Yanri.

Kepala BPBD, Ahmad Yani pun menambahkan kepada para perokok agar puntung rokok dimatikan lebih dulu sebelum dikeluarkan. Dia mengatakan hal ini sangat penting untuk mencegah kebakaran sejak dini mengingat saat ini sedang sangat panas. (L / M)

PPID Kota Bontang