(Bontang, 16 Mei 2018). Menjelang Bulan Suci Ramadhan, kebutuhan akan bahan pokok cenderung mengalami peningkatan. Karenanya, stabilitas harga dan stok harus tetap terjaga sehingga kebutuhan Sembako masyarakat terjamin sampai dengan Idul Fitri. Untuk menjaga stabilitas harga dan stok Sembako, Dinas koperasi, UKM, dan Perdagangan kota Bontang bersama Kapolres Bontang dan jajaran nya menggelar monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Rawa Indah, Selasa (15/5) pagi.

Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Dra. Hj. Karlina, MT menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini dilakukan dalam rangka memantau bahan kebutuhan pokok menjelang bulan Suci Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok bagi masyarakat tercukupi hingga lebaran.

“Monitoring harga Sembako menjelang bulan Ramadhan merupakan kegiatan yang rutin kami lakukan.  Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sehingga inflasi dapat terkendali,” terang Karlina.

Karlina menambahkan, Dinas koperasi, UKM, dan Perdagangan telah berupaya maksimal untuk mengendalikan inflasi atau gejolak kenaikan harga menjelang Ramadhan. Salah satunya dengan melakukan monitoring harga Sembako bekerja sama dengan Kapolres Kota Bontang. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi dan stabilitas ekonomi.

Sementara itu, Dodi Rosdian selaku PLT Kabid Perdagangan menambahkan, monitoring stok dan harga rutin dilaksanakan 3x dalam seminggu. Monitoring stok dan harga dilakukan di agen beras, agen telur ayam, agen tepung terigu dan distributor minyak. Selain itu juga dilakukan monitoring  terhadap ketersediaan dan harga  daging ayam, serta kebutuhan masyarakat lainnya.

Dengan adanya monitoring ini, diharapkan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman dan mencukupi selama Ramadhan sehingga tidak terjadi kenaikan harga.

PPID Kota Bontang