(Bontang, 15 Januari 2019). Kedatangan Piala Adipura kategori kota sedang dan Piala Nirwasita Tantra bagi Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD dengan Orientasi green leadership 2018 kategori kota kecil terbaik pertama disambut meriah warga kota. Masyarakat tumpah ruah dijalan protokol yang dilalui rombongan peserta konvoi untuk melihat arak – arakan piala tersebut, Selasa (15/1) pagi.

Piala Adipura dan Nirwasita Tantra dibawa Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaerni, Sp.Og usai menerimanya dari Wakil Presiden Republik Indonesia Dr. Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla di Auditorium Dr. Soejarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Senayan Jakarta, Senin (14/1) kemarin.

Piala tersebut tiba Gapura Selamat Datang Bontang, pukul 08.00 WITA diiringi tarian tradisional khas Kalimantan. Kedatangan piala ini disambut Wakil Wali Kota Basri Rase, Pj. Sekda drh. Agus Amir, Wakil Ketua DPRD Faisal, beberapa anggota DPRD, sejumlah Kepala dan perwakilan OPD, unsur Forkopimda, dan para petugas kebersihan, untuk selanjutnya diarak menggunakan mobil terbuka melintasi jalan protokol menuju Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long No. 1, Bontang Utara.

Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaerni, Sp.Og, dalam sambutannya mengatakan penghargaan Piala Adipura yang kesepuluh kalinya diraih Kota Bontang merupakan prestasi seluruh elemen masyarakat dan bersejarah bagi Kota Bontang. Mengingat tidak semua Kabupaten/Kota di Provinsi Kaltim dapat mengukir prestasi layaknya Kota Bontang.

Terlebih saat ini, lanjut Neni, Pemerintah RI melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) juga memberi penghargaan kepada Pimpinan DPRD dengan Orientasi green leadership 2018 melalui Anugerah Nirwasita Tantra. Sehingga diharapkan lembaga legislatif lebih bersinergi dengan Pemkot khususnya dukungan anggaran untuk lingkungan hidup dalam memenuhi kuota 30% Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Ruang terbuka Hijau Kota Bontang masih 22%, kita masih membutuhkan kurang lebih 7%. Ini tentunya komitmen Pemkot Bontang dengan perusahaan dan didukung anggaran DPRD Kota Bontang,” pungkas Neni.

“RTH 30% di Kota Bontang Inshaa Allah dapat kita penuhi. Tetapi kita akan lebih cepat dan lebih baik ketika DPRD Kota Bontang juga mendapatkan green leadership Award,” lanjutnya.

Dikesempatan itu pula, Neni mengucapkan terima kasih kepada mantan Wali Kota Bontang dr. H. Andi Sofyan Hasdam, Sp.S. yang telah berjasa membangun sistem pengelolaan sampah Sanitary Landfill di 2003 silam. Ia menjelaskan keberadaan Sanitary Landfill merupakan salah satu poin tertinggi dalam penilaian Adipura kategori kota sedang.

Lebih lanjut, Neni pun berharap, seluruh warga Kota Bontang dapat berkomitmen untuk menjaga kebersihan dengan menumbuhkan budaya Reuse, Reduce, dan Recyle.

“Penghargaan ini adalah miliknya warga Bontang. Mari bahu – membahu untuk membangun kota kita dengan mendukung program Pemkot Bontang melalui Dinas Lingkungan Hidup yang salah satu programnya di 2019 adalah restorasi kali dan laut bersih,” kata Neni.

PPID Kota Bontang