(Bontang, 21 Februari 2018). Transparansi dan pemutakhiran data kemiskinan menjadi isu terhangat dalam Musrenbang Kelurahan Tanjung Laut pada Senin (19/2). Seperti yang disampaikan oleh Safa Muha Kepala Dinas Sosial bahwa pemutakhiran data warga miskin telah dilakukan oleh pemerintah.

“Pelaksanaan pemutakhiran ini tentunya atas sepengetahuan RT dan Lurah. Jadi, saya menolak apabila RT tidak dilibatkan dalam pendataan warga miskin,” ujar Safa Muha.

Pendataan terakhir yang dilakukan oleh BPS pada tahun 2017 menunjukkan jumlah warga miskin di kota Bontang sebanyak 9.232 KK dengan jumlah sekitar 40.000 jiwa dan 672 jiwa diantaranya tidak memiliki NIK.

“Masalah data warga miskin erat kaitannya dengan pembagian beras raskin. Jadi, wajar saja apabila tidak semua warga miskin mendapatkan jatah raskin karena masih ada yang belum memiliki NIK dan belum terdata,” ungkapnya.

“Untuk pelaksanaan di lapangan warga miskin akan di ranking sesuai dengan data terbaru. Mengingat ada warga miskin yang sudah meninggal akan tetapi namanya tetap tercatat sebagai penerima beras raskin,” sambungnya.

Terkait dengan pertanyaan warga perihal produta, Kabid Perencanaan Fisik dan Prasarana Bapelitbang Agung Santoso mengungkapkan bahwa produta untuk tahun 2018 telah teralokasi namun besarannya tidak seperti yang dijanjikan mengingat  kenaikan APBD belum berjalan secara signifikan.

“Saya minta warga untuk tidak berkecil hati karena pemerintah tetap berusaha untuk mengakomodir aspirasi warga yang disesuaikan dengan porsi APBD kota Bontang. Dan kepada seluruh RT yang mengajukan usulan semenisasi agar mencantumkan nama jalan atau gang agar memudahkan tim pada saat pengecekkan,” tutur Agung.

Sementara itu untuk masalah akses jalur evakuasi bencana  kebakaran yang disampaikan oleh warga RT 03 Kelurahan Tanjung Laut, pihak BPBD menyarankan agar warga melengkapi setiap rumah dengan pertolongan pertama bahaya kebakaran yang pengadaannya dapat disediakan melalui aspirasi dewan pada saat reses.

Zakaria pun selaku perwakilan dari Dinkes menjawab kebutuhan warga  Kelurahan Tanjung laut terkait fogging. Namun Zakaria juga meminta warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungannya.

PPID Kota Bontang