(Bontang, 1 Agustus 2018). Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana menggelar Hari Anak Nasional (HAN) serta Launching, dilanjutkan kampanye Meales Rubella (MR) dan Pemberian Obat Pencegahan Massal Kecacingan (POPM), di Auditorium Taman Tiga Dimensi, Jalan Awang Long Nomor 1, Selasa (31/7) kemarin.

Mengusung tema “Anak Bontang Anak Genius (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat)” sub tema  “Tumbuh Kembang Optimal”, kegiatan tersebut turut dihadiri Walikota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, Mantan Walikota Bontang dr. H. Andi Sofyan Hasdam, Sp.S, Kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bontang, unsur Forkopimda Kota Bontang, perwakilan PT. Pupuk Kaltim, perwakilan PT. Badak, Organisasi Profesi, Kepala Sekolah dan Perwaikilan Pelajar Kota Bontang.

Mengawali sambutannya, Walikota Bontang menilai bahwa untuk mewujudkan tema Hari Anak Nasional tersebut, hanya dapat dilakukan jika memiliki semangat untuk masa depan yang lebih baik dengan dasar hari ini untuk yang akan datang.

“Kalau kita bicara ini (tema), if we talk, keep spirit for better tomorrow, bagaimana kita semangat untuk masa depan yang lebih baik. Dasarnya today for tomorrow, hari ini untuk yang akan datang. Kalau hari ini kita tidak bisa memberikan yang terbaik buat anak – anak dengan golden age period, bagaimana kita bicara masa depan yang bagus” tegas Neni.

Neni pun meminta kepada seluruh OPD serta Kelurahan di Kota Bontang untuk responsif mengetahui permasalahan anak dan berkomitmen menyerasikan kegiatan OPD dengan hak – hak anak.

“Semua kegiatan – kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah harus diserasikan juga dengan bagaimana hak – hak anak ada didalamnya, seperti itu,” tambahnya.

Momen Hari Anak Nasional yang dirangkai dengan kampanye penyakit Meales Rubella (MR) dan Pemberian Obat Pencegahan Massal Kecacingan (POPM) merupakan langkah tepat. Menurutnya, penyakit tersebut sangat berbahaya dan mudah menulari anak – anak sehingga perlu mengedukasi masyarakat untuk pencegahan dan penanganan yang tepat.

“Saya bersyukur ini (HAN) dipaduserasikan antara Hari Anak Nasional dengan bulan Measles Campak and Rubella, karena memang ini (MR dan Campak) salah satu penyakit yang mudah sekali tertular anak – anak kita,” kata Neni.

Untuk itu, lanjutnya, Neni mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama mensukseskan pelaksanaan pemberian imunisasi MR dan campak dengan membawa anaknya ke Posyandu guna mendapatkan vaksin MR.

Sementara, dalam laporan Plt. Kadis Kesehatan dan KB juga sebagai ketua panitia penyelenggara HAN dr. Bahauddin, MM, mengatakan bahwa tujuan imunisasi MR ini adalah (1) Meningkatkan kekebalan terhadap penyakit Campak dan Rubella; (2) Memutuskan transmisi virus Campak dan Rubella; (3) Menurunkan angka kematian penyakit Campak dan Rubella; (4) Menurunkan angka kejadian Kongenital Rubella Syndrome.

Ditambahkan pula, sasaran imunisasi MR ialah pada anak 9 bulan hingga 15 tahun, dengan sasaran sebanyak 48.024 jiwa anak. Waktu pelaksanaan dimulai 1 Agustus 2018 hingga diperkirakan 31 Oktober 2018.

“Masa depan suatu bangsa tergantung pada keberhasilan anak dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal,” ungkap Bahauddin.

PPID Kota Bontang