(Bontang, 19 Desember 2018). Pemerintah Kota Bontang kembali menunjukan komitmennya dalam mewujudkan misi Kota Bontang menuju Green City, terutama menanggulangi percemaran lingkungan akibat sampah plastik.

Setelah mencanangkan Peraturan Wali Kota Bontang (Perwali) Nomor 30 tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik Sekali Pakai. Dikesempatan kali ini, komitmen tersebut diwujudkan dalam launcing dan penyerahan “e-bottle” kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Lurah di lingkungan Pemkot Bontang serta unsur Forkopimda Kota Bontang, Rabu (19/12) pagi.

“Pemkot Bontang melalui Perwali sudah menghimbau kepada pegawai untuk tidak menggunakan botol air mineral (sekali pakai) tetapi menggunakan e-bottle, dan saya minta semua OPD untuk menyiapkan dispenser agar program kita dapat berjalan dengan baik dan kita bisa mengurangi sampah plastik,” tegas Wali Kota Bontang dr. Hj Neni Moerniaeni, Sp.Og di Auditorium Taman 3 Dimensi, Jalan Awang Long Bontang Utara.

Dihadapan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bontang, Neni pun menghimbau seluruh pegawai disetiap OPD untuk memiliki dan menggunakan e-bottle dalam rutinitas kerja serta mengganti gelas plastik dengan berbahan kertas.

“Kemana pun ini (e-bottle) dibawa, jangan ditinggal dirumah, Pemkot Bontang hanya menyediakan dispenser saja. Pipet (sedotan) sudah tidak lagi doleh digunakan kita bisa minum secara langsung, dan OPD kalau ada kegaiatan tidak lagi gunakan gelas plastik tetapi diganti dengan gelas kertas,” sambungnya.

PPID Kota Bontang