(Bontang, 11 Desember 2017). Rating Kota Cerdas Indonesia atau biasa disingkat RKCI merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk melakukan pemetaan melalui infrastruktur, tata kelola dan sumber daya manusia sehingga tiap kota mampu menjadi Kota Cerdas berdasarkan potensi dan karakter lokal. RKCI sendiri diinisiasi oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bekerja sama dengan SCCIC, APEKSI, Metro TV dan Bank BRI.

Rutin diselenggarakan tiap 2 tahun sekali. Di tahun 2017 ini, ITB kembali menggelar RKCI 2017 dan Talk Show Smart City setelah sebelumnya pernah digelar di tahun 2015. RKCI yang diikuti oleh seluruh kota yang tergabung dalam APEKSI wajib mengisi kuisioner yang telah disediakan oleh Tim RKCI dengan periode pengisian mulai tanggal 15 Mei – 6 Juni 2017.

Digelar pada hari Senin (11/12/17), penganugerahan RKCI diselenggarakan di dua tempat berbeda, yakni Istana Wakil Presiden dan Gedung Dhanapala, Jakarta. Dalam penganugerahan RKCI tersebut, Kota Bontang berhasil masuk dalam 3 terbaik kategori kota kecil berpenduduk di bawah 200 Ribu Jiwa.

Sebagai apresiasi keberhasilan Kota Bontang dalam RKCI tahun 2017, Walikota Bontang Neni Moernaeni diundang sebagai narasumber pada kegiatan Talk Show Smart City. Tujuan kegiatan ini ialah untuk memberikan gambaran mengenai kondisi dan permasalahan kota, sehingga dapat dijadikan acuan bagi tata kelola kota di Indonesia.

Tidak hanya penganugerahan RKCI dan Talk Show Smart City, tetapi dalam acara tersebut juga disampaikan hasil clustering kota-kota beserta masukan untuk peningkatan kinerja kota tersebut menuju kota cerdas.

Keberhasilan yang telah diraih oleh Kota Bontang tidak lantas membuat Pemkot Bontang berpuas diri, namun semakin memacu kinerja Pemkot Bontang menuju Kota Cerdas. Hal ini dibuktikan dengan telah dilaksanakannya Launching Smart City dan peresmian command center Kota Bontang.

Diharapkan kedepannya Kota Bontang dapat mewujudkan kota yang cerdas secara ekonomi, cerdas sosial dan cerdas lingkungan sebagaimana indikator yang telah ditetapkan dalam RKCI. Tentunya hal ini sangat berkaitan erat dengan misi pembangunan Kota Bontang, yakni menjadikan Kota Bontang menjadi Smart City melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, Green City melalui peningkatan kualitas lingkungan hidup dan Creative City melalui peningkatan kualitas perekonomian berbasis sektor maritim.

PPID Kota Bontang