28-btg-pgri-1

(Bontang, 28 November 2016). Pemerintah Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wawali Basri Rase kembali menoreh prestasi di kancah nasional. Dengan diraihnya rekor baru dalam bidang pendidikan di Museum Rekor Indonesia (MURI), yaitu gerakan literasi dengan membaca secara serempak selama 15 menit dengan peserta sebanyak 19.550 orang, terdiri dari guru dan siswa di Kota Taman.

Rekor ini sendiri adalah rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun PGRI ke 71 tahun pada Sabtu (26/11), di Stadion Mulawarman. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berharap, rekor ini tak hanya sekedar seremoni saja, akan tetapi membaca buku terus dilanjutkan dan menjadi kebiasaan para siswa.

“Saya berharap, dari kegiatan ini semangat membaca buku dapat berlanjut. Jadi tidak sekadar seremoni. Sebab yang perlu adik – adik ketahui, dengan membaca buku kita menjadi siswa yang lebih cerdas,” jelasnya.

Ia mengatakan, membaca adalah jendela dunia. Karenanya, komitmen membaca harus ditanamkan dalam diri tiap anak Bontang. Melalui rekor ini, Bunda Neni berharap pelajar di Bontang tidak hanya membaca dan  menulis saja. Melainkan mampu menganalisa dan memiliki pemikiran kritis atas buku yang sudah mereka baca.

“Malu dong anak-anak Bontang sudah mendeklarasikan dirinya membaca dalam rekor MURI, tapi dia tidak mau belajar dan enggan membaca,” ujar Wali Kota Bontang.

Bunda menyampaikan, gerakan Literasi atau membaca mestinya juga dilakukan sebelum tidur, minimal 10 hingga 25 menit.

“Rekor ini juga sekaligus mendukung visi Bontang, yaitu Smart City,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga berharap, HUT PGRI dan HGN menjadi momentum bagi para guru untuk terus berkarya di Bontang. Karena kata dia, tanpa peran guru maka mustahil bangsa ini akan maju.

“Saya juga mengucapkan selamat hari guru. Seperti yang kita ketahui guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tapi pengabdian mereka sungguh luar biassa. Terima kasih para guru. Jayalah guru,” terangnya.

Senada Wawali Basri Rase, momentum peringatan Hari Guru Nasional dan Hut PGRI ke-71, para guru diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam mencerdaskan anak bangsa. Dan beliau juga berharap momentum ini dapat meningkatkan martabat profesi guru.

“Selamat hari guru, mari kita tingkatkan prestasi baik dalam lingkup kota, provinsi maupun nasional. Penghargaan yang telah diraih, kedepan tetap dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkapnya.

Wawali menambahkan, rangkaian kegiatan kali ini untuk mewujudkan Kota Bontang sebagai Kota Literasi, sekaligus memberi praktik langsung pada siswa atau learning how to live together.

“Kita tahu, minat baca siswa kurang, bukan bearti tidak dapat diubah. Dimulai dari lingkungan yakni lingkungan yang menyediakan buku tiap sudut, juga even membaca,” tuturnya.

Bagian Humas – PPID Kota Bontang