(Bontang, 17 Mei 2017). Dalam rangka  meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, Pemkot Bontang melalui (Badan Kesejahteraan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar pencanangan Kampung KB pada Selasa (16/5) kemarin.

Bertempat di Pagung, Kelurahan Bontang Lestari, kegiatan tersebut dihadiri oleh Walikota Bontang Neni Moernaeni, Camat Bontang Selatan Asdar Ibrahim, Lurah Bontang Lestari M.Nur, Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim Eli Kusnaedi, Kapolres, Ketua DPRD Kota Bontang, beberapa Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, M. Nur menuturkan bahwa tingkat kelahiran di daerah Pagung sangat tinggi, dengan adanya program Kampung KB diharapkan akan menekan angka kelahiran di daerah Pagung.

“Berdasarkan data yang kami peroleh, ternyata angka kelahiran di daerah Pagung ini sangat tinggi. Dalam 1 keluarga rata-rata memiliki 7 sampai 8 anak. Oleh karena itu, Pemkot Bontang berencana membentuk 3 kampung KB. Dengan pencanangan kampung KB dapat menekan angka kelahiran dan mensejahterakan masyarakat di daerah Pagung,” tutur M.Nur.

Dalam sambutannya Kepala BKKBN Kota Bontang Eli Kusnaedi turut menjelaskan pentingnya peran Kampung KB dalam mensejahterakan masyarakat.

“Kampung KB merupakan perwujudan dari program yang dicanangkan BKKBN pusat. Lewat kegiatan ini diharapkan warga Kampung KB dapat mengimplementasikannya dalam keluarga. Sehingga akan tercipta keluarga yang sehat dan terpenuhinya program gizi ibu dan anak,” jelas Eli.

Senada dengan Kepala BKKBN Kota Bontang Eli Kusnaedi, Walikota Bontang Neni Moernaeni mengharapkan lewat program Kampung KB masyarakat dapat memiliki reproduksi yang sehat.

“Saya berharap  lewat program Kampung KB masyarakat dapat memiliki reproduksi yang sehat dengan tidak berganti pasangan dan tidak memiliki banyak anak,” harap Neni.

“Ingat 2 anak cukup. Laki-laki dan perempuan jangan dibeda-bedakan!” tegas Neni.

PPID Kota Bontang