1-btg-bantuan

(Bontang, 1 Juli 2016). Ditetapkan sebagai Kota Industri, tentunya menjadi berkah tersendiri bagi seluruh masyarakat di Kota Bontang. Khususnya di bulan suci Ramadan ini, perusahaan di Kota Taman secara bergantian memberikan bantuan berbentuk sembilan bahan pokok (Sembako) kepada masyarakat kategori Rumah Tangga Miskin (RTM).

Setelah PT Pupuk Kaltim, Kamis (30/6) kemarin giliran PT Pertamina dan PT Badak LNG melalui program Spritual Marketing Rahmatan Lil Alamin memberikan bantuan 1000 paket Sembako kepada RTM di tiga kelurahan di Kecamatan Bontang Selatan yaitu Kelurahan Gunung Telihan, Kanaan dan Kelurahan Bontang Lestari.

Hadir sekaligus menyaksikan Pemberian Sembako di halaman Kantor Kelurahan Gunung Telihan ini adalah Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni, Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase, anggota DPRD Kota Bontang, Communication and Relation Area Manager Kalimantan PT Pertamina MOR VI Dian Hapsari, Pjs Director COO Badak LNG Gitut Yuliskar,  unsur FKPD serta kepala SKPD  dilingkungan Pemkot Bontang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni mengharapkan yang telah dilakukan oleh PT Pertamina dan PT Badak menjadi motivasi bagi seluruh perusahaan di Kota Bontang. Selain itu menurut Neni, pemberian 1000 paket Sembako ini merupakan berkah tersendiri untuk RTM di Bontang, karena pemberian sembako akan meringankan beban masyarakat khususnya dalam menghadapi perayaan Hari Raya Idul Fitri.

“Sebenarnya sangat wajar masyarakat mendapatkan bantuan 1000 paket Sembako, mengingat Bontang merupakan kota pengelolah Migas dan penjualan Migas ini menjadi sumber devisa terbesar untuk negara kita. Maka dari itu, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat agar memberikan dukungan dan doanya agar Pertamina dan PT Badak bisa terus beroperasi dengan maksimal sehingga program CSR-nya terus dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Selanjutnya Neni Moerniaeni mengharapkan usaha yang dilakukan Pemkot Bontang, Pertamina dan PT Badak yang tergabung dalam Tim Percepatan Pembangunan Kilang Minyak Bontang bisa segera terwujud, karena Kilang Minyak ini memiliki multy player effect untuk pembangunan dan mensejahterakan masyarakat Bontang.

“Selain itu, Insya Allah tahun depan kita kembali akan mendapat sambungan jaringan gas kerumah warga untuk dua kelurahan serta akan ada pembangunan dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Ini menunjukkan bahwa Kota Bontang me

njadi Kota Industri yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Dian Hapsari menambahkan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak dibidang energi, Pertamina tidak hanya berorientasi pada bisnis maupun operasional kilang semata, akan tetapi juga tetap menjalankan fungsi sosialnya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat di Indonesia termasuk di Kota Bontang.

Bagian Humas – PPID Kota Bontang