(Bontang, 07 September 2017). Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik menggelar kegiatan sosialisasi admin aplikasi dan pengelolaan domain pemerintah Kota Bontang Tahun 2017. Sosialisasi dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada hari Selasa (05/08/17) dan hari Rabu (06/08/17). Adapun tujuan penyelenggarannya adalah demi terwujudnya penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisien sehingga dapat mempersingkat proses birokrasi dalam melayani masyarakat.

Bertempat di Pendopo Walikota Bontang, kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Kota Bontang Artahnan dan dihadiri antara lain oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bontang Dasuki beserta sejumlah jajarannya, serta para perwakilan OPD yang ada di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang.

Walikota Bontang Neni Moerniaeni dalam sambutannya yang diwakili oleh Artahnan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan visi Pemerintah Kota Bontang, yaitu menjadikan Kota Bontang sebagai Smart City melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu tahapan yang dianggap penting untuk mewujudkan salah satu visi Kota Bontang tersebut menurut Neni yakni melakukan integrasi seluruh aplikasi di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi.

Mengakhiri sambutannya, Neni berpesan agar kemajuan teknologi informasi dan komunikasi harus berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kota Bontang.

“Marilah kita gunakan teknologi dengan bijak dan gunakan komunikasi sebagai sarana untuk mempersatukan bangsa dan negara. Jangan gunakan teknologi sebagai sarana untuk memecah belah keutuhan NKRI.” Pesan Neni.

Sosialisasi admin aplikasi ini dibawakan oleh Adi Setiawan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Propinsi Kalimantan Timur dan Wahyu Hermawan dari Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Bontang.

Dalam kesempatan tersebut, Adi Setiawan memaparkan tentang registrar nama domain instansi penyelenggara negara. Menurut Adi, pengaturan domain berfungsi untuk memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi pengelola dan pengguna nama domain.

“Pengaturan nama domain ini sangat penting, karena dapat memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi pengelola dan pengguna nama domain tersebut. Tidak hanya itu, pengaturan ini juga melindungi kepentingan umum dari penyalahgunaan dan resiko kerugian akibat pengelolaan dan penggunaan nama domain serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh atau menggunakan nama domain dengan harga terjangkau,” terang Adi.

Setelah penjelasan materi yang disampaikan oleh Adi Setiawan, diakhir acara juga dilaksanakan praktek pengelolaan domain untuk seluruh OPD di lingkungan Pemkot Bontang oleh Wahyu Hermawan selaku Kasi Aplikasi, Teknologi Informasi dan Persandian. Diharapkan lewat penyampaian materi dan praktek tersebut, setiap OPD dapat menerapkannya di lingkungan kerjanya masing-masing.

PPID Kota Bontang