(Bontang, 29 Januari 2019)Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og membuka Sosialisasi Hasil Evaluasi Jabatan yang dirangkai dengan Penandatangan Perjanjian Kinerja Perangkat Daerah pasca ditetapkannya hasil evaluasi jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Bontang oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), di Auditorium Taman 3 Dimensi, Jalan Awang Long No. 1, Bontang Utara, Selasa (29/1) sore.

Turut hadir pada sosialisasi tersebut, Pj. Sekda Kota Bontang drh. Agus Amir, Asisten, Staf Ahli, seluruh Kepala dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan seluruh Lurah. Sumber Selara yaitu Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB Otok Kuswandaru, S.Sos, M.Si.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang menyampaikan apresiasi terselenggaranya Sosialisasi Hasil Evaluasi Jabatan. Ia menilai kegiatan evaluasi merupakan salah satu cara meningkatkan PNS yang lebih profesional, produktif, dan akuntabel.

“Evaluasi jabatan merupakan bagian dari proses manajemen SDM aparatur yang wajib dilakukan pada semua tingkat jabatan, baik Jabatan Pimpinan Tinggi, Jabatan Administrasi, maupun Jabatan Fungsional, sesuai dengan struktur organisasi dan tata kerja perangkat kerja daerah,” tutur Neni.

Neni berharap kegiatan tersebut dapat diikuti dengan sungguh – sungguh sehingga dapat mencapai tujuan yang optimal. Diantaranya, pertama, memberi pemahaman dan pengertian serta wawasan sehingga memiliki acuan dalam penyusunan evaluasi jabatan. Kedua, sebagai upaya penataan kelembagaan, ketatalakasanaan dan kepegawaian, serta program pendidikan dan pelatihan berbasis pada kinerja untuk mewujudkan PNS yang berdaya guna dan berhasil guna. “Dan Ketiga, tersedianya dokumen evaluasi jabatan berupa nilai dan kelas jabatan yang telah ditetapkan oleh Menteri PAN-RB nantinya akan digunakan untuk kepentingan program kepegawaian, seperti penetapan gaji, tambahan penghasilan yang adil dan layak selaras dengan baban kerja dan tanggung jawab yang diemban ASN,” lanjut Neni.

“Kalau kita punya ASN yang luar biasa bekerja tuntas, ikhlas, dan profesional, Insya Allah Kota Bontang akan menjadi Kota yang mempuannyai daya saing yang tinggi,” tutupnya.

Sementara itu, Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Otok Kuswandaru, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa evaluasi jabatan adalah salah satu bentuk manajemen ASN yang berdiri pada posisi di hilir. Menurutnya, evaluasi jabatan sangat berpengaruh dan memiliki operasionalisasi berdasarkan data yang tercemin dari jabatan yang diduduki, yakni standar kompetensi, tugas dan fungsi serta output sehingga nantinya akan memunculkan kelas jabatan.

“Perubahan pangkat dikondisi sekarang menjadi pangkat berbasis kelas harus dilakukan melalui analisis posisi dan didukung Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) serta peta jabatan yang mumpuni,” jelas Otok Kuswandaru. (AG/MS)

PPID Kota Bontang