(Bontang, 20 Februari 2018). Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) merupakan kewajiban Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. LPPD adalah instrumen evaluasi dan pembinaan terhadap Pemerintah Daerah yang harus disusun secara tepat dan akurat yang didasarkan pada prinsip transparansi dan akuntabilitas. Untuk itu, Pemerintah Kota Bontang menggelar workshop  LPPD pada Senin (20/2/18).

Bertempat di Auditorium Taman 3D Jalan Awang Long, kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi HM. Bahri , beberapa Kepala OPD Kota Bontang, Kabag Pemerintahan, Staf Ahli, dan narasumber Gazali Rachman, SH perwakilan dari Inspektorat Provinsi Kaltim.

Nurhayati selaku Kabag Pemerintahan Kota Bontang dalam laporannya menyampaikan harapan agar melalui pelatihan ini dihasilkan laporan yang tepat waktu, terintegrasi, akurat dan akuntabel. Lebih lanjut Nurhayati menjelaskan masalah yang sering dihadapi dalam penyusunan LPPD .

“Beberapa kendala yang sering dihadapi dalam penyusunan LPPD selama ini adalah ketidaktersediaannya  dokumen pendukung, SDM dan adanya perubahan OPD,” jelas Nurhayati.

Sementara itu, dalam sambutan Walikota Bontang yang dibacakan oleh Plt. Sekretaris Daerah Kota Bontang Artahnan menuturkan baik tidaknya kinerja Walikota dan Wakil Walikota bergantung pada data yang disampaikan oleh perangkat daerah.

“Data yang tertuang dalam LPPD, LKPJ, dan RLPPD menjadi tolak ukur baik tidaknya kinerja Walikota dan Wakil Walikota. Hal ini sejalan dengan paradigma good  governance yang dipengaruhi peningkatan kesejahteraan masyarakat, daya saing daerah dan  peningkatan pelayanan publik,” tuturnya.

“Saya berharap dengan adanya pelatihan ini dapat menambah pengetahuan ASN Kota Bontang terutama praktisi yang terlibat pada penyusunan LPPD. Semoga Kota Bontang dapat kembali meraih 10 besar secara nasional dari 93 kota di Indonesia,” harapnya.

Sebagai informasi, jumlah peserta yang mengikuti workshop tersebut adalah 90 orang dengan menggunakan metode assitensi yang dipandu oleh narasumber Gazali Rachman dari Inspektorat Provinsi Kaltim.

PPID Kota Bontang