(Bontang, 25 April 2016). Dalam rangka  memperingati Hari Otonomi Daerah yang ke-20, pemerintah Kota Bontang melaksanakan upacara pada hari ini (25/4) yang bertempat  di halaman Kantor Walikota Bontang Lestari. Upacara yang berjalan dengan khidmat ini dipimpin oleh Wakil Walikota Bontang, Basri Rase dan diisi dengan pembacaan Pancasila, UUD 1945 serta Visi dan Misi Walikota periode 2016-2021.

Tema Peringatan Otonomi Dearah tahun ini adalah “Memantapkan Otonomi Daerah Menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN”.

Peringatan Hari Otonomi Daerah didasarkan pada keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 11 tahun 1996 tentang hari otonomi daerah yang bertujuan untuk memasyarakatkan pelaksanaan otonomi daerah di setiap tingkatan pemerintahan dari pusat sampai ke daerah-daerah, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui peningkatan pelayanan publik.

Seiring dengan diberlakukannya kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2016, maka pemerintah diharapkan menata seluruh elemen otonomi daerah agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton dalam era persaingan bebas tersebut. Dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN terdapat 5 arus dalam aktivitas ekonomi antar Negara ASEAN, yaitu; arus bebas barang, arus bebas jasa, arus bebas tenaga kerja terampil, arus bebas modal dan arus bebas investasi.

Dengan adanya penataan seluruh elemen otonomi daerah serta segala upaya yang dilakukan diharapkan dapat mendukung pencapaian sasaran pembangunan nasional tahun 2016. Semoga dengan semangat Hari Otonomi Daerah, kita dapat merefleksikan kembali makna otonomi daerah dan menjadi spirit untuk melakukan yang terbaik bagi negeri ini.

Tim PPID Kota Bontang