(Bontang, 7 Januari 2019). Kepedulian Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og terhadap lansia (lanjut usia) sudah tidak diragukan lagi. Pasalnya, ditengah padatnya agenda dan kegiatan, orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang itu pun menyempatkan waktu untuk hadir sekaligus membuka kegiatan penyerahkan bantuan sosial kebutuhan dasar bagi 54 klien home care lansia, Senin (7/1) pagi.

Difasiliitasi Yayasan Pandu Qolby bekerja sama Dinas Sosial P3M, BPKD, Bagian Sosial dan Ekonomi Setda Bontang, dan Lurah Bontang Lestari, kegiatan tersebut digelar di Aula Kelurahan Bontang Lestari. Tercatat 12 item jenis bantuan yang akan diserahkan, diantaranya bahan makanan, sarung, kasur, tongkat (alat bantu berjalan) hingga obat – obatan.

Dalam sambutannya, Neni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Sebab, Ia menilai kegiatan penyerahan bantuan bagi 54 lansia ini sangat berarti dalam pemenuhan kebutuhan dasar lansia.

“Ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada sesama yang harus terus terpatri di dalam diri kita,” tutur Neni.

Diharapkan bantuan tersebut dapat bermanfaat dan penuh berkah. “Saya berharap kepada bapak ibu lansia memanfaatkan barang bantuan sesuai permintaan dan kebutuhan bapak ibu lansia seperti permakanan, sarung, kasur, tongkat dan obat – obatan ini,” lanjutnya.

Program home care ini, lanjut Neni, yang pertama dilaksanakan di Kota Bontang, dan rencananya akan ditambah layanan home care bagi penyandang disabilitas di tahun berikutnya. Home care merupakan bentuk pelayanan bagi lanjut usia terlantar yang berada di rumah atau di tengah – tengah keluarga dengan didampingi oleh seorang pendamping dalam pemenuhan kebutuhan sehingga mampu memelihara taraf kesejahteraan sosialnya.

Sebanyak 12 pendamping akan membantu serta melayani lanjut usia agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara layak dan manusiawi. Pendamping memberikan pelayanan sosial memadukan pelayanan kesehatan dengan praktek pekerjaan sosial kepada lanjut usia yang membutuhkan perawatan dengan jangak waktu lama, disesuaikan dengan kebutuhan lanjut usia yang memiliki karakteristik tersendiri serta disesuaikan dengan masalah yang ditemukan di lapangan.

Lebih lanjut, Neni menegaskan bahwa program home care ini dapat membantu memenuhi kebutuhan lanjut usia yang mempunyai hambatan fisik, mental, sosial dan spiritual termasuk pelayanan untuk hidup mandiri tanpa bergantung kepada orang lain, dan senantiasa nyaman di rumah maupun lingkungannya.

“Layanan home care bagi lansia terlantar inilah salah satu wujud layanan sosial dalam urusan wajib layanan dasar dibidang sosial yang akan terus digalakkan oleh Pemkot Bontang,” tegas Neni.

PPID Kota Bontang