(Bontang, 15 September 2018). Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali menyemarakkan tahun baru Islam 1 Muharram 1440 H, dengan menyelenggarakan pawai ta’aruf yang melibatkan puluhan ribu peserta dari berbagai kalangan. Berkumpul di Masjid Agung Al Hijrah, Tanjung Laut, Bontang Selatan, start pawai tersebut dilepas langsung oleh Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og. didampingi Pj. Sekda Kota Bontang, ketua MUI Kota Bontang, dan tokoh masyarakat, Sabtu (15/9).

Dari pantauan tim liputan Diskominfotik, pawai ta’aruf diikuti oleh sejumlah sekolah mulai dari TK hingga SMA, majelis ta’lim, Ormas, dan Seluruh pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bontang, yang sejak pagi telah memadati dan membentuk barisan yang mengular hingga satu kilo meter lebih. Tak hanya itu,  masing – masing kelompok peserta pawai pun telah menyiapkan yel – yel dengan kereasi gerakan yang akan ditampilkan dihadapan panggung kehormatan saat finish di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, jalan Awang Long no 1, Bontang Utara.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang yang akrab dengan sapaan bunda Neni mengajak seluruh peserta pawai dan warga yang hadir untuk senantiasa meningkatkan iman dan taqwa serta berhijrah meninggalkan kebiasaan buruk sebagai bentuk rasa sukur atas nikmat Allah SWT dalam memasuki tahun baru Islam.

“Ditahun baru ini (tahun baru Islam), kita akan berhijrah kearah yang lebih baik lagi. Ketika mungkin dulu kita solatnya tidak tepat waktu, Inshaa Allah kita niatkan yang akan datang akan tepat waktu dan disertai solat sunnah lainnya. Apabila mungkin dulu kita suka menceritakan kejelekan orang lain, kita niatkan tidak akan lagi melakukan ghibah atau fitnah,” tutur Neni.

“Yang dulu baik kita tingkatkan harus lebih baik. Yang dulu tidak baik, (sekarang) harus baik,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia pun memuji pawai ta’aruf karena hanya diikuti peserta pejalan kaki tanpa diikuti pawai kendaraan bermotor sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Ini salah satu komitmen dari umat Islam, bagaimana kita menyelamatkan bumi dengan mengurangi polusi udara,” puji Neni.

Ia berharap, melalui syiar Islam pawai ta’aruf tersebut, Kota Bontang akan menjadi kota yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur dan senantiasa dirahmati oleh Allah SWT.

“Mari kita sama – sama membuka pawai ta’aruf ini dengan mengucap Bismillah,” tutupnya, sembari mengibar bendera start.

PPID Kota Bontang