8-btg-kunjungan-banjir( Bontang, 8 Agustus 2016). Pemerintah Kota Bontang melakukan gerak cepat dalam menanggulangi masalah banjir yang sering terjadi pada beberapa kawasan di Kota Taman khususnya saat musim hujan seperti sekarang ini. Salah satu yang dilakukan dengan langsung mengunjungi daerah banjir seperti yang terjadi di RT 28 Kelurahan Api-Api, RT 21 Kelurahan Guntung Kecamatan Bontang Utara serta RT 25 dan 29 Kelurahan Gunung Telihan Kecamatan Bontang Barat Sabtu (6/8) siang.

Kunjungan bersama dinas terkait merupakan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat serta bertujuan memantau penyebab terjadinya banjir dan kemudian dirumuskan solusinya sehingga kedepan tidak lagi terjadi sekalipun curah hujan tinggi.

Ditemui di sela-sela kunjungannya, Neni Moerniaeni menyampaikan selain banjir kiriman dari luar wilayah Bontang, penyebab banjir juga karena selokan yang ada di depan rumah masyarakat tersumbat sampah. Akibat perilaku masyarakat yang membuang sampah disembarang tempat.

“Setelah kami pantau, dapat dipastikan penyebab banjir ini karena tumpukan sampah masyarakat yang di buang keselokan. Maka dari itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan. Coba lihat daerah yang terkena banjir ini, semua selokannya tersumbat sampah plastik dan lain-lainnya seperti di RT 28 Kelurahan Api-api. Padahal selokan yang di bangun pemerintah sudah cukup dalam, karena banyak sampahnya akibatnya banjir seperti ini,” jelas Neni Moerniaeni.

Sama seperti RT 21 Kelurahan Guntung lanjut wali kota, berdasarkan pemantauannya, penyebab utama terjadinya banjir karena ulah masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Menyikapi hal tersebut, Neni memerintahkan kepada lurah dan camat di lingkungan Pemerintah Kota Bontang agar menghimbau seluruh masyarakat untuk bertanggung jawab atas kebersihan selokan di depan rumahnya masing-masing.

“Pola pikir masyarakat harus diubah. Karena untuk mengatasi persoalan banjir tidak dapat hanya dilakukan oleh pemerintah saja, akan tetapi membutuhkan kerjasama dan partisipasi masyarakat. Warga harus rutin membersihkan selokan yang ada didepan rumahnya. Dan saya yakin, jika hal ini dilakukan maka tidak ada lagi banjir di Kota Bontang,” ungkapnya.

Bagian Humas – PPID Kota Bontang