(Bontang, 5 Juni 2018). Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Bontang, melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Harga dan Stok LPG 3 Kg di Pangkalan dan Pengecer di Wilayah Kota Bontang, Selasa (5/6) pagi.

Monev harga dan stok LPG 3 Kg yang dipimpin langsung oleh Walikota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp,Og tersebut didampingi Wakil Wali kota Bontang Basri Rase, perwakilan FKPD, perwakilan OPD terkait, perwakilan PT. Pertamina Region IV Kaltim, agen gas LPG Kota Bontang.

Bunda Neni menjelaskan bahwa kegiatan Monev bertujuan untuk memantau dan memastikan stok LPG 3 Kg. Sehingga LPG 3 Kg mencukupi untuk kebutuhan Selama Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H. Selain itu untuk memastikan harga jual eceran tertinggi LPG 3 Kg sesuai dengan SK walikota Bontang Nomor 52 Tahun 2015 sebesar Rp. 18.000,-

“Alhamdulillah difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bontang dan DPRD Komisi II bertemu dengan pertamina. Kita (Kota Bontang) mendapatkan tambahan kurang lebih 8000 (gas LPG 3 Kg), tetapi tidak setiap saat, yang continue-nya kan 4000 gas LPG 3 Kg,” jelas Neni.

Dijelaskan pula, tambahan 8000 tabung gas LPG 3 Kg tersebut merupakan operasi pasar untuk mengantisipasi kelangkaan yang sempat terjadi beberapa hari silam akibat banyaknya permintaan masyarakat Kota Bontang.

Lebih lanjut, dengan bantuan PT. Pertamina dan dukungan Jaringan gas PT. BME, Bunda Neni memprediksi stok LPG 3 Kg kedepan akan berada di level aman menghadapi kenaikan permintaan menjelang lebaran terutama pada UKM dan masyarakat tidak mampu.

Sementara itu, perwakilan PT. Pertamina Region IV Kaltim, Muhajir Kahuripan menyatakan, pihaknya akan terus bersinergi dan bekerjasama dengan pemerintah Kota Bontang untuk menjaga stok gas LPG 3 Kg tetap tersedia di agen – agen resmi.

PPID Kota Bontang